KURANGI KEINGINANMU
KURANGILAH KEINGINAN, PENUHILAH KEBUTUHANMU
Orang yang tidak menginginkan tidak bisa dieksploitasi. Maka tidak ada imam yang bisa mengeksploitasi, maka tidak ada gereja yang bisa mengeksploitasinya. Karena engkau mengingin, maka engkau menciptakan kemungkinan untuk dieksploitasi. Kurangilah keinginanmu sebanyak yang engkau bisa karena mereka tidak wajar. Jangan pernah mengurangi kebutuhanmu karena mereka alami: penuhilah kebutuhanmu.
Dan lihatlah keseluruhannya. Kebutuhan tidak terlalu banyak: tidak banyak sama sekali. Dan mereka begitu sederhana. Apa yang engkau butuhkan? Makanan, air, tempat berteduh, seseorang yang mencintaimu dan seseorang untuk engkau cintai. Apa lagi yang engkau butuhkan? Cinta, makanan, tempat tinggal – kebutuhan yang sederhana. Dan semua kebutuhan ini, agama menentang mereka. Menentang cinta, mereka berkata latihlah selibat. Terhadap makanan, mereka berkata latihlah berpuasa. Terhadap tempat berteduh, mereka berkata jadilah biarawan, bergeraklah, jadilah pengembara – tunawisma. Mereka menentang kebutuhan. Itulah mengapa mereka menciptakan neraka. Dan engkau semakin menderita, dan semakin berada di tangan mereka. Kemudian engkau meminta bantuan, dan keseluruhannya adalah hal yang diciptakan.
Jangan pernah melawan kebutuhan, dan ingatlah selalu untuk mengurangi keinginan. Keinginan tidak berguna. Apakah keinginan itu? Itu bukan keinginan untuk tempat berteduh. Keinginan selalu untuk tempat berteduh yang lebih baik. Keinginan itu relatif, kebutuhan itu sederhana. Engkau membutuhkan tempat berteduh, keinginan menginginkan istana. Kebutuhan sangat, sangat sederhana. Engkau membutuhkan seorang wanita untuk dicintai, seorang pria untuk dicintai. Keinginan, keinginan menginginkan Cleopatra. Keinginan hanya untuk yang mustahil; kebutuhan adalah untuk yang mungkin. Dan jika yang mungkin terpenuhi, engkau merasa nyaman. Bahkan seorang Buddha membutuhkan itu.
Keinginan itu bodoh. Kurangilah keinginan dan jadilah sadar. Maka engkau akan melampaui waktu.
Komentar
Posting Komentar